Saffron untuk Kesehatan Tubuh – Bunga safron akhir-akhir ini ramai dibicarakan di media sosial. Bunga safron atau kuma-kuma merupakan salah satu jenis rempah-rempah dari bunga Crocus sativus (“bunga pacar”).

Shahram Saffron ini merupakan rempah-rempah yang bisa dipakai sebagai penyedap makanan, pewarna serta perisa makanan. Meskipun lebih banyak diketahui sebagai pelengkap bumbu suatu masakan, tetapi safron ini juga mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.

Bagaimana Bentuk Saffron ini?

Saffron rempah yang memiliki bentuk seperti benang halus yang tipis dan berwarna merah berasal dari bunga Crocus sativus berwarna ungu. Salah satu rempah yang termahal di dunia sebab dari cara penanaman dan juga cara pemanenannya yang cukup rumit, bahkan juga membutuhkan cara atau teknik khusus. Memerlukan 150 bunga untuk bisa memproduksi 1 gram benang saffron.

Apa Manfaat Saffron Untuk Kesehatan ?

Dari sejumlah penelitian yang telah dilakukan dapat menunjukkan bahwa saffron ini memang mempunyai banyak manfaat saffron untuk kesehatan tubuh, di antaranya adalah:

Manfaat saffron untuk kesehatan tubuh

1. Menangkal radikal bebas

Shahram Saffron mengandung berbagai komponen antioksidan, sehingga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Seperti telah kita ketahui, radikal bebas dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

2. Menurunkan nafsu makan dan mengurangi berat badan

Sebuah penelitian terhadap sekelompok wanita menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen saffron selama 8 minggu mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan yang lebih signifikan dibandingkan kelompok wanita yang tidak mengonsumsi suplemen saffron.

Selain dapat membantu penurunan berat badan, saffron juga diketahui dapat menurunkan lingkar perut dan massa lemak total pada pasien dengan penyakit jantung koroner.

3. Meningkatkan mood dan membantu pengobatan depresi

Menurut hasil beberapa penelitian yang dilakukan pada pasien depresi, suplemen saffron dapat menjadi tambahan dalam pengobatan depresi ringan hingga sedang, dengan efek samping yang cenderung minimal. Saffron juga memiliki efek antiradang, antioksidan, dan neuroproteksi (perlindungan pada saraf).

4. Membantu pengobatan kanker

Sebuah penelitian di laboratorium menyatakan bahwa saffron dapat menekan laju pertumbuhan sel kanker pada kanker usus. Selain itu, komponen antioksidan dalam saffron yang bernama crocin dapat membuat sel kanker lebih sensitif terhadap kemoterapi. Walaupun hasil penelitian ini menjanjikan, efek antikanker dari saffron masih perlu diteliti lebih lanjut dan dibuktikan secara klinis pada manusia.

5. Meringankan nyeri haid dan gejala PMS

Pada sebuah penelitian, kelompok wanita yang mengonsumsi kapsul berisi 15 mg saffron sebanyak 2 kali sehari mengalami gejala fisik dan emosional premenstrual syndrome (PMS) yang lebih ringan dibandingkan kelompok wanita yang tidak mengonsumsi kapsul berisi saffron tersebut.

6. Menurunkan kadar lemak darah

Walaupun masih dibutuhkan studi lebih lanjut dengan durasi lebih lama, konsumsi saffron terlihat dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, serta meningkatkan konsentrasi kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL).

7. Membantu meringankan penyakit Alzheimer

Pada sebuah studi terhadap penderita penyakit Alzheimer, konsumsi saffron sebanyak 15 mg sebanyak dua kali sehari dapat meningkatkan fungsi kognitif yang cukup signifikan.

8. Membantu pengobatan penyakit diabetes

Pada penelitian awal yang melibatkan sampel tikus uji coba, saffron dapat meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Namun, tentu saja hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut untuk membuktikan manfaat saffron dalam membantu pengobatan pasien diabetes.

Perlu Berapa Banyak Mengkonsumsi Safron?

Berdasarkan berbagai penelitian manfaat saffron dengan mengonsumsi sebanyak 30 mg per hari sudah cukup untuk memberikan manfaat bagi kesehatan. Selain dalam bentuk kapsul, saffron juga bisa dikonsumsi dengan cara diseduh. Dianjurkan untuk membeli saffron dari produsen atau penjual dengan reputasi yang baik agar keasliannya terjamin, dan sebaiknya pilih produk yang sudah memiliki izin dari BPOM.

Secara umum, saffron aman dikonsumsi selama dosisnya tidak berlebihan. Beberapa efek samping yang dapat muncul jika rempah ini dikonsumsi secara berlebihan adalah sakit kepala, nyeri perut, mual, perubahan nafsu makan, mulut kering, dan rasa kantuk. Selain itu, konsumsi saffron lebih dari 5 gram per hari berisiko menyebabkan keguguran pada ibu hamil.